Selasa, 02 Juni 2015

Do you love

Melakukan banyak hal belum tentu itu merupakan hal yang kita inginkan. Karena terkadang kita banyak melakukan hal yang hanya diperintah orang lain dan hal tersebut 8 dari 10 orang melakukannya bukan dari keinginannya. 
Melakukan sesuatu hal yang bukan keinginan kita melainkan seperti sebuah paksaan memang berat. Terutama yang tidak sesuai dari hati kita atau bahkan kepribadian diri kita sendiri. 
Kejadian tersebut banyak terjadi pada hubungan percintaan. 
Cinta. Apa sih yang dimaksud dengan cinta? 
Tak banyak orang yang bisa menjelaskan secara mudah apa arti dari sebuah cunta. 
Lalu mengapa terkadang kita rela melakukan berbagai hal dengan alasan cinta? 
Karena cinta? 
Alasan cinta? 
Lalu jika ditanya apa alasan kamu mencintainya, jawaban apa yang akan kamu berikan? 
Apakah dengan mudah kamu menjawabnya? 
Sebagian orang mungkin akan menjawab dengan mudah. Namun tidak dengan aku. 
Lalu apakah melakukan hal yang tidak sesuai keinginan kita atas alasan cinta bisa membuat diri kita bahagia? 
Oh tentu jawabannya tidak. 
Melakukan hal yang tidak sama sekali kita inginkan tidak akan pernah bisa membuat diri kita bahagia. 
Membahagiakan orang lain mungkin benar. 
Lalu bukankah itu sebuah paksaan? 
Apa cinta harus ada paksaan? 
Aku rasa tidak. 
Membahagiakan diri sendiri itu lebih sulit dibandingkan membahagiakan orang lain. 
Menurutku dalam cinta, sebuah paksaan itu haram hukumnya. 
Karena cinta adalah sebuah ketulusan dalam lahir dan batin. Mencapai kebahagiaan bersama tanpa sebuah paksaan. Menjalanin semua hal dengan keinginan mereka berdua bukan hanya satu pihak saja. 
Untuk mencintai yang lain, kita harus bisa mencintai apa yang kita lakukan terlebih dahulu. 
Melakukan hal yang sama sama diinginkan bukan hanya membahagiakan diri sendiri dan orang lain, tapi akan muncul sebuah kepuasaan secara lahir dan batin. 
Bukankah sebuah cinta harus bahagia secara lahir dan batin? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar